NATURE GARDEN FOR LIVING- Limus Pratama

NATURE GARDEN FOR LIVING

Bangunan rumah tinggal terletak di lingkungan perumahan Real Estate LIMUS PRATAMA di Cilengsie Jawa Barat Indonesia. Luas area taman sebesar 500 m2, tanpa adanya tanaman asal.

Arsitektur bangunan di rancang oleh Arsitek MARCO LIMAHELU bergaya Modern Tropik dengan penekanan Tropikal Resort. Konsep Ruang Luar Bangunan dirancang oleh Arsitek Lansekap RUSTAM HAKIM. Detail Landscape Design dilengkapi oleh Arsitek Lanekap EDDIE AHADIAH LATIEF

Pemilik rumah Bapak BUDI SANTOSO.

Thema Lansekap yang diusulkan adalah  NATURE  FOR  LIVING

Lingkungan sekitar asri, terdiri dari perumahan menengah keatas. Curah hujan cukup tinggi. Kelembaban rata-rata. Penyinaran matahari maksimal perhari. Kondisi tanah berjenis Podsolik merah kuning. Air tanah cukup tinggi.

KEINGINAN PEMILIK RUMAH
Menjadikan rumah sebagai tempat tinggal keluarga dengan suasana lingkungan yang asri, alamiah, lestari, indah, dan bernuansa sebuah resort yang alami bernuasana alamiah pedesaan yang asri, nyaman, teduh, namun terpelihara dengan baik

Berdasarkan keinginan pemilik, maka Arsitek Lansekap memenuhi rancangannnya engan menempatkan Kolam untuk ikan koi, dikombinasi dengan waterfall. Dominasi oleh rumput mini. Gazebo atau Shelter untuk duduk-duduk dan kegiatan luar. Children play field sederhana. Pepohonan diminta yang instant dengan ketinggian dan kerimbunan sesuai design. Terutama pepohonan di sebelah barat bangunan. Taman dalam (Patio) diminta adanya berbagai jenis tanaman hias terpilih. Dinding di desain gaya resort tropis. Menurut hongsuinya perlu ada undak-undakan/ tangga. Pemilihan bahan agar mempergunakan bahan yang alami, seperti batu-batuan, bambu, kayu, dll. Di sekitar pagar pembatas, didesain pedesrtrian / trotoar luar, dengan pemilihan jenis tanaman pagar. Lampu Taman di cari bentuk yang alamiah dan unik. Kalau perlu ada pergola (design khusus) untuk tanaman merambat. Memodifikasi bentuk design teras. Ada permainan contour, dengan sistem drainase nya. Sebagai focal point diletakan Candi Bentar yang mengambil bentuk gaya Balinese dengan tembok Aling Aling.

Dimalam hari agar taman terlihat bernuansa alamiah, pada setiap titik pohon diletakan lampu sorot yang mengarah ke tajuk pohon. Disamping itu pada tembok Aling aling ditempatkan lampu downlight. Untuk menambah kesan dinamis, diletakan lampu sorot yang mengarah ke Kolam Koi dari bawah lantai Gazebo.

Proses Pelaksanaan dari mulai perancangan lansekap sampai dengan relaisasi konstruksi selama 8 (delapan) bulan. Mulai bulan November 2007 dan selesai bulan Juni 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: