ANALISIS TERHADAP TINGKAT REVENUE PERUSAHAAN PRODUSEN TANAMAN HIAS TERHADAP PENGELUARAN BIAYA PROMOSI SEBAGAI BAGIAN DARI SISTEM PENJUALAN PRODUKNYA

4 07 2007

rustam5-paspoto.jpg

(suatu pendekatan melalui model/teknik Ekonometrika)

Ir. Rustam Hakim, MT (IALI)

Lektor Kepala P-700, Program Studi Arsitektur lansekap FALTL Universitas Trisakti

I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Model penganalisisan suatu kebijaksanaan dalam perumusan suatu permasalahan dapat beberapa macam. William Dunn dalam buku Public Policy Analysis, 1998 menuliskan setidaknya terdapat 6 (enam) model perumusan permasalahan. Yaitu, model deskriptif, model normatif, model verbal, model simbolis, model prosedural, model sebagai pengganti dan perspektif.

Model simbolis merupakan simbol-simbol matematis untuk menerangkan hubungan antara variabel kunci yang dipercaya untuk mencirikan suatu permasalahan. Model simbolis yang paling sering dipergunakan adalah persamaan yang sederhana Y = a + bX.

Analisis kebijakan dalam suatu cabang ilmu ekonomi dapat dilakukan melalui pendekatan Ekonometrics yaitu cabang ilmu ekonomi yang mempergunakan teknik-teknik matematika dan statistika (analisis regresi) untuk menganalisis gejala ekonomi (measuring economic relationships). Ekonometrika terutama “concern” dengan pengukuran kuantitatif, prediksi gejala ekonomi dan pengujian hipotesis tentang fenomena ekonomi.

Sesuai dengan tujuan dari ilmu ekonometrika, maka dalam penguraian makalah ini akan mencoba untuk memberikan gambaran penganalisaan terhadap tingkat revenue sebuah perusahaan produsen tanaman hias terhadap pengeluaran biaya promosi sebagai bagian dari sistem penjualan produknya. Asumsi yang diperkirakan bahwa revenue akan meningkat bila pengeluaran biaya promosi membesar. Artinya terdapat suatu hubungan korelasi antara ke 2 variabel tersebut.

Tujuan :

Tujuan dari uraian dalam makalah ini adalah akan membahas:

1. Pemahaman empiris terhadap teori-teori ekonomi (emperical content to economic theory).

2. Pengujian hipotesis tentang fenomena ekonomi khususnya pada perilaku dan fungsi revenue

perusahaan dengan biaya promosi (dalam hal ini adalah biaya pemasangan iklan).

 

1.2 Metodologi:

Metodologi yang dipakai melalui pendekatan Ekonometrika pada perusahaan tanaman lansekap dengan struktur bagan seperti tergambar dibawah ini:

II. PENDEKATAN EKONOMETRIKA

2.1 Teori Ekonomi

Teori ekonomi menyarankan banyaknya hubungan-hubungan diantara variabel-variabel ekonomi yang saling mempengaruhi ataupun tidak mempengaruhi. Sebagai contoh, secara mikro ekonomi perlu dipertimbangkan model Demand dan Supply. Pada konsep Demand dan Supply, jumlah Demand dan Supply sangat dipengaruhi oleh variabel harga. Secara makro ekonomi perlu pula dipertimbangkan fungsi investasi dimana jumlah investasi sangat bergantung dari tingkat suku bunga. Artinya didalam proses perhitungan perekonomian banyak variabel yang menentukan. Bagaimanakah hubungan fungsi tersebut terhadap variabel yang mempengaruhi, maka untuk mendapatkan hubungan tersebut dapat dipergunakan teori Ekonometrik. Ekonometrik merupakan suatu cabang ilmu yang menggunakan teknik-teknik matematika dan statistika (analisis regresi) untuk menganalisis gejala ekonomi (measuring economic relationships).

Dalam kasus yang akan diuraikan selanjutnya, penulis mencoba untuk melihat bagaimana tingkat pendapatan suatu perusahaan produsen terhadap pengeluaran biaya promosi. Data diperoleh buku yang disadur oleh Hill Carter, William Griffiths, George Judge, dalam buku Undergraduate Econometrics, John Willey & sons Inc, NewYork, 1988.

Data yang diambil sebanyak 15 buah dengan variabel antara tingkat pendapatan/revenue dengan pengeluaran biaya promosi. Artinya besarnya tingkat pendapatan dipengaruhi oleh pengeluaran biaya promosi. Dengan demikian variabel dependen (Y) adalah pendapatan dan variabel independen adalah biaya promosi (X).

2.2 Model

Berdasarkan hasil teori ekonomi dipertimbangkan bahwa pendapatan perusahaan bergantung pada pengeluaran biaya untuk promosi/iklan. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi tingkat pendapatan perusahaan maka semakin tinggi pula biaya yang dikeluarkan untuk pemasangan iklan/promosi.

Didalam teori-teori ekonomi disebutkan pula asumsi bahwa hubungan antara pendapatan perusahaan dan pengeluaran biaya promosi/iklan merupakan fungsi linier.

Secara model ekonomi digambarkan sebagai berikut:

Y = a + bX, dimana

Y = Pendapatan perusahaan

X = Biaya pemasangan iklan/promosi

A = Konstanta

B = Kemiringan

2.3 Data

Data bersumber dari : Hill Carter, William Griffiths, George Judge, dalam buku Undergraduate Econometrics, John Willey & sons Inc, NewYork, 1988

Data tersebut menunjukkan hubungan antara Hasil pendapatan suatu perusahaan yang berhubungan dengan biaya promosi untuk suatu produksi.


2.4 Refain Data

Dari data yang diperoleh, maka diambil 15 sampel untuk dianalisa dengan mempergunakan SPSS terhadap permasalahan yang di hadapi.

Data yang dimaksud sebagai berikut:

TAHUN

REVENUE

PENDAPATAN

IKLAN(PROMOSI)

PENGELUARAN

1

$ 123.10

$ 12.10

2

$ 124.30

$ 12.20

3

$ 89.30

$ 5.40

4

$ 141.30

$ 13.80

5

$ 112.80

$ 8.80

6

$ 108.10

$ 7.80

7

$ 143.20

$ 13.90

8

$ 124.20

$ 12.90

9

$ 110.10

$ 8.30

10

$ 111.70

$ 9.00

11

$ 123.80

$ 12.60

12

$ 123.50

$ 12.40

13

$ 110.20

$ 7.90

14

$ 100.90

$ 6.10

15

$ 123.30

$ 9.70

2.5 Teknik-Teknik Ekonometrika

1) Model linier 2 variabel

Y = a + b X dimana a = intersep

b = kemiringan

2) Least Squares Estimator (LSE)

Mengestimasi hubugan antara Y dan X sehingga Y = a + b X .

(Y diestimasi y, a diestimasi a, dan b diestimasi b)

3) Sifat LSE

E ( b¢ ) = b …..”unbiasedness”

E (b – b )2 < E (b – b)2 …..”minimum variance

4) Uji kelinieran dan keberartian regresi

Kelinieran regresi diperiksa melalui pengujian hipotesis nol bahwa regresi linier melawan hipotesis tandingan bahwa regresi linier non linier.

Keberartian regresi diperiksa melalui pengujian hipotesis nol bahwa koefisien-koefisien regresi (khususnya b) sama dengan nol (tidak berarti) melawan hipotesis tandingan bahwa koefisien arah regresi (b) tidak sama dengan nol (atau bentuk lain, bergantung kepada persoalannya).

Untuk keduanya dipergunakan analisis varians (ANOVA) yang akan menghasilkan statistik F.

t diambil dari daftar distribusi student t untuk dk (drajat kebebasan) = (n-2) dengan memperhitungkan adanya peluang (kepercayan) sebesar Y (90%,95%, dsbnya)

5) Uji independen antar perubah (signifikan test)

Y = a + b X

Pengjian hiptesis H0 : b ==0

H0 : b == 0

Dapat mengunakan statistik .

Bila t < t krutus, H0 diterima.

Bila t > t kritis, H1 diterima atau Y bergantung kepada X

6) Korelasi dalam regresi linier sederhana

Adakah kontribusi sumbangan atau iuran perubah prediktor terhadap terjadinya respon? Jika ada, berapa besarnya dan apakah berarti atau tidak?

Uji signifikan R2 (R2 ==0) dilakukan dengan “F test”

III. ANALISA REGRESI (LINIER) DENGAN METODE SPSS

3.1 Hasil Perhitungan berdasarkan SPSS

Perhitungan dengan mempergunakan program Software Statistical Program for Social Science/ SPSS versi 7.50 for Windows.

Hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut:

MODEL Dependent variable.. REVENUE Method.. LINEAR

Listwise Deletion of Missing Data

Multiple R .93610

R Square .87628

Adjusted R Square .86677

Standard Error 5.17484

Analysis of Variance:

DF Sum of Squares Mean Square

Regression 1 2465.7661 2465.7661

Residuals 13 348.1272 26.7790

F = 92.07830 Signif F = .0000

-——————- Variables in the Equation ——————–

Variable B SE B Beta T Sig T

IKLAN 4.727917 .492710 .936100 9.596 .0000

(Constant) 69.840103 5.197049 13.438 .0000


3.2 Penjelasan Hasil Analisa SPSS

Penelitian :

Berdasarkan hasil teori ekonomi tersebut, maka dilakukan pengumpulan data secara random dalam memlilih pendapatan suatu perusahaan sebagai bagian dari perekonomian perdagangan. Hasil pengumpulan data yang dilakukan sebanyak 15 sampel (lihat tabel dalam bab 2.5 dan 2.6). Dari data tersebut terlihat bahwa pendapatan perusahaan tertinggi adalah $ 143.90 dan terendah $ 89.30, sedangkan pengeluaran biaya untuk promosi/ pemasangan iklan yang tertinggi adalah $ 13,90 dan terendah $ 5.40.

Berdasarkan kumpulan data yang diperoleh dilakukan perhitungan regressi dengan mempergunakan komputer dengan program SPSS ver 7.50 (hasil terlampir pada bab 3.1).

A. Hasil dari perhitungan komputer diketahui bahwa :

Y = 69,840 + 4.727 X

Fungsi tersebut mempunyai arti sebagai berikut :

Kemiringan adalah 4.727.

Perusahaan harus tetap mengeluarkan biaya promosi sebesar 69,840.

Korelasi dalam regressi linier sebagai berikut :

R2 = 0,8762 = 87,6 %

Berarti 87,6 % variasi yang terjadi dalam kecenderungan Y terjelaskan oleh X melalui regressi linier Y = 69,840 + 4.727 X.

Kooeffisien korelasi

R = 0,9361

Berarti hubungan antara variabel pengeluaran biaya promosi dan pendapatan sebesar 0,9 ( mendekati 1,00) jadi dapat dikatakan hampir sempurna.

Tanda positip pada kooefisien korelasi menunjukkan bahwa adanya hubungan searah antara pengeluaran biaya promosi (Y) dengan pendapatan perusahaan (X).

Standart Error

E = 5.1748

Berarti bahwa kesalahan didalam penentuan biaya promosi dari fungsi Y = 69,840 + 4.727 X adalah sebesar 5,1748.

Sebagai contoh bila X = 100, maka Y =69,840 + 4.727 (100)

Y = 470,56

Karena standart error = 5,1748, maka

Y1 = 470,56 + 5,1748 = $ 475,73.

Atau Y2 = 470,56 – 5,1748 = $ 465,39.

B. Pengujian Terhadap Koefisien Regresi

Perumusan Hipotesis

Ho : b == 0

Ho : b == 0

b = 0 berarti, variabel independent (X) tidak berpengaruh terhadap variabel dependen (Y)

b = 0 berarti, variabel independen (X) berpengaruh terhadap varioabel dependen (Y)

Penentuan nilai batas pengujian.

Tingkat signifikan diambil 1 % (a)

n= 15

t (15 –2), ½ % = t13, 0,5% = t13, 0,005

berdasarkan tabel diperoleh angka : 3,012

Penentuan t hitung

Berdasarkan hasil SPSS diperoleh nilai

T hitung = 9,596

Membandingkan nilai t tabel dan t hitung

T tabel = 3,012

T hitung = 9,596

T hitung lebih besar dari T tabel

T hitung > T tabel

Maka menolak Ho

Jadi b secara statistik == 0

Sebagai kesimpulan diperoleh bahwa,

Karena b tidak sama dengan 0, maka secara statistik variabel independen (X) berpengaruh terhadap variabel dependen (Y)

IV. KESIMPULAN (PENGGUNAAN HASIL PERHITUNGAN)

1. Berdasarkan hasil analisa regresi maka dapat disimpulkan sebagai berikut :

Pendapatan /revenue perusahaan sangat tergantung dari pengeluaran promosi/iklan. Ini digambarkan dengan model ekonomi sebagai berikut:

Y = 69,840 + 4,727 X, dimana Y = pendapatan/revenue perusahaan (variabel dependen) dan X = variabel independen.

Kemiringan = 4,727, berarti bila biaya pemasangan promosi/iklan naik satu satuan, maka tingkat pendapatan perusahaan akan naik dengan faktor 4,727.

Konstanta = 69,840, berarti bahwa walaupun perusahaan tidak mengeluarkan biaya promosi/iklan, maka pendapatan perusahaan akan tetap sebesar 69,840.

2. Untuk itu bila perusahaan akan tetap menghasilkan keuntungan maksimum maka diperlukan

pengeluaran biaya iklan.

3. R2 = 0,8762, berarti bahwa pengaruh variabel pendapatan perusahaan terhadap variabel

pengeluaran biaya promosi/iklan sebesar 0,8762, sedangkan pengaruh lainnya sebesar 100 % – 0,8762% = 99,1328%.

4. Hubungan variabel pengeluaran biaya promosi/iklan dan tingkat pendapatan sebesar 0,9361 berarti mendekati 1,00 atau dapat dikatakan mendekati sempurna.

5. Hubungan variabel pendapatan perusahaan /revenue (Y) dengan pengeluaran biaya promosi (X) searah, berarti bilamana variabel pendapatan perusahaan naik, maka pengeluaran biaya promosi/iklan juga naik. Demikian pula sebaliknya.

DAFTAR PUSTAKA

1. Algifari, 1997, Analisis Statistik untuk Bisnis, Regresi, Korelasi dan Nonparametrik, Penerbit BPFE Yogyakarta.

2. Danim, Sudarwan, 1997, Pengantar Studi Penelitian Kebijakan, Penerbit Bumi Aksara Jakarta.

3. David L. Weimer dan Aidan R.Vining , 1989, Policy Analysis

4. Dunn, William, 1995, Analisa Kebijaksanaan Publik, PT. Hanindita Graha Widya

5. Hester R.T, 1975 Neighborhood Space. Husting son and Rose.

6. Hill Carter, William Griffiths, George Judge, 1988, Undergraduate Econometrics, John Willey & sons Inc, NewYork,

7. Partowidagdo W, 1997, Analisis Kebijakan, ITB-Bandung

8. Todaro, Michael P, 1983, Perencanaan Pembangunan Model dan Metode, Penerbit Intermedia, Jakarta.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: